FIFA Pastikan Piala Dunia 2026 Tetap Jalan Meski Konflik Global Memanas

news.fin.co.id - 10/03/2026, 07:43 WIB

FIFA Pastikan Piala Dunia 2026 Tetap Jalan Meski Konflik Global Memanas

FIFA tegaskan Piala Dunia 2026 tetap berjalan sesuai jadwal meski konflik global memanas.Foto:IG

fin.co.id - FIFA menegaskan bahwa putaran final Piala Dunia 2026 terlalu besar untuk ditunda, meskipun situasi geopolitik global saat ini tengah memanas akibat konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Chief Operating Officer (COO) Piala Dunia FIFA, Heimo Schirgi, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi hari demi hari menjelang kick-off pada 11 Juni mendatang.

Berbicara di International Broadcast Center, Dallas, Schirgi mengakui bahwa dinamika di Timur Tengah sangat fluktuatif. Namun, FIFA bekerja sama erat dengan mitra federal dan internasional untuk mengevaluasi kondisi keamanan.

Ia optimistis turnamen yang diikuti 48 negara ini tetap memberikan resolusi damai melalui sepak bola. Schirgi berharap seluruh negara yang telah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi tanpa hambatan berarti.

Advertisement

Terkait kebijakan pembatasan perjalanan (travel ban) yang diterapkan pemerintah Amerika Serikat terhadap beberapa negara peserta seperti Iran, Pantai Gading, Haiti, dan Senegal, FIFA telah mendapatkan titik terang.

Pemerintah AS dikabarkan bakal memberikan pengecualian khusus bagi para pemain, ofisial tim, hingga keluarga inti agar tetap bisa memasuki wilayah tuan rumah.

Selain isu keamanan, FIFA juga menyoroti persiapan infrastruktur di Dallas. Kota ini menjadi salah satu pusat perhatian karena AT&T Stadium dijadwalkan menggelar sembilan pertandingan.

FIFA juga telah menyiapkan festival penggemar selama 34 hari penuh untuk menyambut jutaan suporter dari seluruh dunia. Schirgi menilai momentum ini menjadi peluang besar untuk menyatukan masyarakat global di tengah kondisi dunia yang sedang tidak stabil.

Di sisi lain, FIFA memberikan klarifikasi terkait kebijakan penjualan tiket yang sempat menuai kritik tajam akibat harga yang melambung tinggi. Untuk meredam protes, FIFA membuka jendela penjualan tambahan selama 48 jam.

Langkah ini bertujuan memberikan kesempatan bagi penggemar yang sebelumnya gagal mendapatkan tiket di kategori murah untuk beralih ke kategori lain yang masih tersedia. FIFA juga berkomitmen menyediakan kuota tiket seharga 60 Euro untuk setiap pertandingan yang disalurkan melalui federasi nasional masing-masing negara peserta.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID