Intisari Berita:
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bengkulu pada 9 Maret 2026.
-
Dalam operasi tersebut, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari turut diamankan.
-
OTT itu dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
-
Selain bupati, sejumlah pejabat daerah dan dua kontraktor juga ikut diamankan, termasuk Wakil Bupati Hendri Praja, Kadis PUPR Hary Eko Purnomo, dan PPK Santri Gozali.
-
Penangkapan dilakukan di dua lokasi, salah satunya di rumah pribadi bupati di Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu.
fin.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bengkulu, Senin, 9 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Bupati Rejang Lebong ikut diamankan oleh tim penyidik KPK.
Informasi mengenai operasi senyap itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK RI Fitroh Rohcahyanto, saat dimintai keterangan oleh wartawan.
"Ya benar, Bupati Rejang Lebong (Muhammad Fikri Thobari)," ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.
Selain Bupati Rejang Lebong, kata dia, sejumlah pejabat daerah juga dilaporkan turut diamankan. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan secara terpisah oleh penyidik KPK.
Beberapa nama yang disebut ikut terjaring antara lain Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri, Kepala Dinas PUPR Hary Eko Purnomo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Pemkab Santri Gozali, serta dua kontraktor bernama Joki Yusdianto dan Edi Manggala.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, penindakan oleh KPK tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda.
Lokasi pertama berada di rumah pribadi Bupati Rejang Lebong yang terletak di Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu.
Dari tempat itu, tim KPK mengamankan Bupati beserta istrinya, Kepala Dinas PUPR, serta pihak kontraktor. Petugas juga menyita sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Sementara itu, kabar penangkapan Bupati Rejang Lebong oleh KPK memunculkan beragam reaksi dari masyarakat di daerah tersebut.
Sebagian warga berharap informasi mengenai OTT tersebut tidak benar. Pasalnya, Bupati dikenal dekat dengan masyarakat melalui programnya yang bertajuk “bantu rakyat”.
Adapun beberapa pejabat yang diketahui menjalani pemeriksaan dan dibawa ke Gedung KPK di Jakarta pada Selasa pagi, yakni:
- Fikri Thobari (Bupati Rejang Lebong)
- Hendri Praja (Wakil Bupati Rejang Lebong)
- Hary Eko Purnomo (Kadis PUPR)
- Santri Gozali (Pejabat Pembuat Komitmen)