“Belum ditetapkan jadwalnya,” ujar Zudan saat dikonfirmasi media pada awal Maret 2026.
Artinya, masyarakat diminta untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar sebelum ada pengumuman resmi dari pemerintah.
Ada Sinyal Pembukaan CPNS 2026
Meski jadwal resmi belum diumumkan, pemerintah memberikan sinyal bahwa peluang pembukaan CPNS 2026 tetap terbuka.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, yang menyebutkan bahwa tahun ini akan ada sekitar 160.000 aparatur sipil negara (ASN) yang pensiun.
Kondisi tersebut tentu memerlukan pengisian kembali posisi kosong dalam birokrasi pemerintahan.
“Kami sudah menyediakan sekitar 160.000 pensiun yang memang harus diisi. Mudah-mudahan di 2026 ada tes CPNS,” kata Rini.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa proses pembukaan seleksi CPNS memerlukan tahapan panjang, termasuk perhitungan anggaran dan pemetaan kebutuhan pegawai.
Pemerintah Masih Memetakan Kebutuhan Formasi
Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi masih meminta setiap kementerian dan lembaga melakukan pemetaan kebutuhan pegawai.
Langkah ini penting untuk menentukan:
-
jumlah formasi yang dibutuhkan
-
kompetensi yang diperlukan
-
sektor prioritas dalam rekrutmen ASN
Selain itu, proses penyusunan formasi juga berkaitan dengan alokasi anggaran negara.
Karena itu, hingga kini pemerintah masih melakukan berbagai perhitungan sebelum memastikan pembukaan seleksi CPNS 2026.