Seorang pengguna TikTok bahkan mengklaim Netanyahu melarikan diri ke Jerman menggunakan pesawat tersebut. Video itu viral dan ditonton lebih dari dua juta kali sebelum kemudian dibantah.
Berdasarkan laporan media dan pejabat pemerintah Jerman, pesawat tersebut memang mendarat di Berlin pada 28 Februari 2026, namun Netanyahu tidak berada di dalamnya. Penerbangan tersebut dilakukan untuk alasan keamanan dan hanya membawa awak pesawat.
Pada waktu yang sama, Netanyahu justru tercatat menghadiri pertemuan dengan pimpinan militer Israel Defense Forces dan badan intelijen Mossad di Tel Aviv.
Iran Klaim Serang Target Militer Israel
Di sisi lain, militer Iran mengumumkan telah menargetkan sejumlah fasilitas militer Israel, termasuk badan intelijen militer Aman dan unit siber Unit 8200.
Iran juga mengklaim menyerang pangkalan angkatan laut Israel di kota Haifa serta sistem radar Green Pine.
Pernyataan tersebut disiarkan melalui televisi pemerintah Iran dan dikutip oleh sejumlah media internasional.
Sementara itu, militer Israel menyatakan telah mendeteksi sejumlah rudal yang mengarah ke wilayahnya dan segera mengaktifkan sistem pertahanan udara. Sirene serangan udara dilaporkan terdengar di beberapa wilayah termasuk Yerusalem.
Meski berbagai klaim serangan terus bermunculan, hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meninggal dunia sebagaimana rumor yang beredar di media sosial.