Internasional . 12/03/2026, 13:50 WIB

Iran Ancam Selat Bab al-Mandab Bakal Bernasib Seperti Hormuz Jika AS Salah Langkah

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah seorang pejabat militer senior Iran mengeluarkan peringatan keras terkait jalur pelayaran strategis dunia.

Dalam laporan yang dipublikasikan oleh Al Jazeera pada Kamis (12/3/2026), seorang pejabat militer Iran yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa selat lain dapat berada dalam situasi yang sama seperti Selat Hormuz jika Amerika Serikat melakukan kesalahan strategi .

Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi di kalangan analis keamanan internasional. Meski laporan tersebut tidak menjelaskan secara rinci selat mana yang dimaksud, banyak pihak menduga bahwa yang dimaksud adalah Bab al-Mandab , jalur laut penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Selat ini merupakan salah satu titik kemacetan perdagangan global yang sangat vital, terutama bagi jalur pengiriman minyak dan barang dari Timur Tengah menuju Eropa.

Bila benar Selat Bab al-Mandab menjadi target berikutnya, maka dampaknya bisa sangat luas bagi perdagangan internasional.

Selat ini berada di antara wilayah Yaman, Djibouti, dan Eritrea, dan menjadi jalur penting bagi kapal yang melintasi Laut Merah menuju Terusan Suez. Gangguan pada selat tersebut dapat mempengaruhi pengiriman energi dan barang dari Asia menuju Eropa.

Iran diduga memiliki opsi untuk memanfaatkan pengaruhnya terhadap kelompok sekutu di kawasan tersebut, terutama kelompok pemberontak di Yaman.

Kelompok gerakan Houthi diketahui memiliki kemampuan militer yang cukup signifikan di wilayah pesisir Laut Merah.

Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok ini beberapa kali menargetkan kapal-kapal yang memiliki hubungan dengan Israel sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Gaza.

Serangan yang dilakukan meliputi penggunaan drone, rudal anti kapal, hingga drone kamikaze.

Serangan Houthi di Laut Merah Sebagai Solidaritas untuk Gaza

Kelompok Houthi sebelumnya pernah melancarkan sejumlah serangan terhadap kapal yang:

  • dimiliki oleh perusahaan Israel

  • berbendera Israel

  • dioperasikan oleh pihak yang terhubung dengan Israel

  • atau menuju pelabuhan Israel

Serangan tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap wilayah Gaza sejak konflik besar dengan Israel pecah pada 7 Oktober 2023.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com