Pemkot Tangerang Targetkan Penyiapan Lahan PSEL Tuntas Tahun Ini

news.fin.co.id - 12/03/2026, 21:36 WIB

Pemkot Tangerang Targetkan Penyiapan Lahan PSEL Tuntas Tahun Ini

Wali Kota Tangerang, Sachrudin. (Dok)

fin.co.id -  Pemerintah Kota Tangerang menyatakan kesiapannya untuk mempercepat implementasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Kepastian ini disampaikan Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri di Gedung Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Sachrudin menegaskan, Pemkot Tangerang berkomitmen penuh mendukung program strategis nasional tersebut. Fokus utama saat ini adalah memastikan ketersediaan lahan agar pembangunan fisik instalasi dapat segera dimulai.

"Kami menargetkan seluruh proses kesiapan lahan dapat diselesaikan tahun ini. Pengelolaan sampah adalah prioritas kami, mengingat volume sampah harian di Kota Tangerang terus meningkat," ujar Sachrudin dalam rapat yang dipimpin Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan tersebut.

Ia menambahkan, Pemkot Tangerang siap mengelola PSEL secara mandiri guna memastikan keberlanjutan penanganan limbah di wilayahnya. Kesiapan ini juga telah diperkuat melalui Surat Pernyataan Kesiapan yang dilayangkan kepada Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Advertisement

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan, lahan seluas 5 hektar telah dipersiapkan untuk proyek ini. Menurut rencana, tahapan studi kelayakan (feasibility study) akan dilaksanakan segera setelah periode Lebaran tahun ini.

"Setelah aspek lahan tuntas, kami masuk ke tahapan teknis. Harapannya, sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan ini bisa segera terealisasi," kata Wawan.

Proyek PSEL di Indonesia kini tengah memasuki gelombang percepatan. Berdasarkan data BPI Danantara, lelang angkatan pertama untuk empat kota pionir—Bogor, Bekasi, Denpasar, dan Yogyakarta—telah dimulai sejak awal Januari lalu dengan target konstruksi pada Maret 2026.

Dengan kesiapan lahan dan anggaran yang mandiri, Kota Tangerang diproyeksikan masuk dalam gelombang berikutnya yang dijadwalkan pada akhir Maret 2026, tanpa harus bergantung pada infrastruktur daerah lain.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.