Biadab! AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang, 25 RS di Iran Dibom, 200 Anak Tewas

news.fin.co.id - 13/03/2026, 22:38 WIB

Biadab! AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang, 25 RS di Iran Dibom, 200 Anak Tewas

fin.co.id - Anak-anak dan rumah sakit di Iran menanggung beban terberat dari serangan AS-Israel. Dilaporkan kantor berita Iran, Tasnim News, 25 pusat medis hancur dan 200 anak telah gugur sejak serangan AS-Israel ke Iran dimulai akhir Februari lalu.

Kementerian Kesehatan Iran mengkonfirmasi, bahwa serangan tanpa henti terhadap daerah sipil telah melukai lebih dari 16.000 orang, dengan 14.904 orang telah dirawat dan dipulangkan, dan 1.448 orang masih dirawat di rumah sakit.

Di antara para korban, 11 anak di bawah usia lima tahun telah tewas, sementara 200 korban lainnya berusia di bawah 18 tahun.

Tragisnya, 41 dari yang terluka adalah balita di bawah usia dua tahun, dan lebih dari 1.100 yang terluka adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Advertisement

Korban di kalangan perempuan juga sama parahnya, dengan 2.500 perempuan terluka dan 220 perempuan gugur dalam serangan tanpa pandang bulu tersebut.

Tim medis Iran telah melakukan 680 operasi darurat sejak dimulainya perang, karena serangan AS-Israel dilaporkan tidak menghargai nyawa manusia.

"Setidaknya 80 petugas kesehatan telah terluka, dan 13 telah gugur saat memberikan perawatan penyelamatan jiwa di bawah tembakan," sebut pernyataan Kementerian Kesehatan Iran.

Penargetan Infrastruktur Kesehatan yang Disengaja

Dalam pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, rezim Israel dan Amerika telah secara sistematis menyerang infrastruktur medis Iran.

Serangan tersebut merusak lebih dari 25 rumah sakit, 149 klinik kesehatan, dan 21 pusat tanggap darurat. Enam rumah sakit terpaksa dievakuasi karena pemboman kriminal musuh, yang semakin melumpuhkan kemampuan negara untuk merawat korban luka.

"Penghancuran fasilitas medis yang disengaja menggarisbawahi niat para agresor untuk memaksimalkan penderitaan warga sipil, khususnya di antara yang paling rentan—perempuan dan anak-anak," lanjut pernyataan tersebut.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID