Balik Kampung . 13/03/2026, 17:55 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Siap-siap Mudik Idulfitri 2026! Jasa Marga Metropolitan Tollroad Genjot Kesiapan Operasional di Jabodetabek dan Bandung, Ada Jalur Fungsional Gratis!
fin.co.id – Menyambut libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui divisi regionalnya, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), bergerak cepat memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan bagi jutaan masyarakat di wilayah Jabodetabek dan Bandung. Komitmen ini disampaikan langsung dalam sebuah sesi *media briefing* yang diselenggarakan kemarin, Jumat (13/03/2026), di Kantor Representative Office 3 JMT Pasteur, Bandung.
Acara yang dihadiri sekitar 20 perwakilan media dari berbagai platform ini menjadi ajang pemaparan mendalam mengenai strategi dan persiapan operasional JMT. Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager JMT, memimpin langsung presentasi, membeberkan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.
JMT memproyeksikan bahwa arus mudik Idulfitri 1447H/2026 M akan mencapai puncaknya pada hari Rabu, 18 Maret 2026. Sebaliknya, arus balik diprediksi akan memadati jalan tol pada Selasa, 24 Maret 2026.
“Pada puncak arus mudik libur Idulfitri, volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju Bandung diperkirakan mencapai 786 ribu kendaraan atau meningkat 3,3 % dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” ungkap Widiyatmiko.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan yang perlu diwaspadai. JMT tidak tinggal diam, mereka telah mengantisipasi dan siap menghadapi lonjakan tersebut dengan berbagai langkah proaktif.
Selanjutnya, Widiyatmiko menambahkan, “Sedangkan pada puncak arus balik, diperkirakan sebanyak 789 ribu kendaraan melintasi GT Kalihurip Utama menuju Jabodetabek.”
Prediksi volume kendaraan yang tinggi ini mendorong JMT untuk mengimplementasikan berbagai strategi penunjang kelancaran lalu lintas. Jasa Marga Metropolitan Tollroad tidak ingin ada kejadian yang mengganggu kenyamanan para pemudik di tahun ini.
Demi kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 1447H/2026 M, JMT telah menyiapkan serangkaian strategi komprehensif. Salah satunya adalah penerapan pembatasan operasional angkutan barang.
Pengaturan ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Darat dan sejumlah instansi terkait lainnya. Pembatasan berlaku mulai tanggal 13 hingga 29 Maret 2026, tepatnya dari pukul 12.00 hingga 24.00 WIB setiap harinya.
Langkah ini diambil sebagai upaya serius untuk mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kemacetan parah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media