Internasional . 13/03/2026, 16:10 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Namun, ia juga mengakui bahwa proses mediasi tidak mudah karena melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda.
Meski sejumlah negara mencoba memediasi konflik, pemerintah Iran disebut belum mempertimbangkan kemungkinan gencatan senjata dalam waktu dekat.
Sumber yang dekat dengan pemerintah Iran mengatakan bahwa komunikasi diplomatik memang sedang berlangsung.
Namun, Teheran masih fokus pada respons terhadap serangan yang mereka anggap sebagai agresi militer.
“Iran pada dasarnya tidak menolak prinsip mediasi, tetapi saat ini mereka tidak setuju dengan gencatan senjata,” kata sumber tersebut.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa konflik berpotensi terus berlanjut jika tidak ada terobosan diplomatik yang signifikan.
Jika ancaman Iran terhadap pusat data benar-benar terjadi, konflik ini dapat memasuki fase baru yang melibatkan infrastruktur digital dan teknologi informasi.
Serangan terhadap pusat data dapat berdampak besar, seperti:
Gangguan komunikasi regional
Kerusakan sistem internet
Terganggunya layanan digital dan ekonomi
Potensi eskalasi konflik siber
Banyak analis keamanan internasional menilai bahwa serangan terhadap fasilitas digital dapat memicu ketegangan lebih luas karena infrastruktur tersebut sering digunakan oleh berbagai negara sekaligus.
Hingga kini, situasi di Timur Tengah masih sangat dinamis.
Serangan balasan, ancaman terhadap fasilitas strategis, serta upaya mediasi yang belum membuahkan hasil menunjukkan bahwa konflik masih jauh dari kata selesai.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media