fin.co.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi memulai Operasi Ketupat Jaya 2026 untuk mengamankan pergerakan masyarakat selama masa Lebaran. Fokus utama operasi tahun ini adalah memastikan kelancaran arus mudik dan balik melalui pengerahan personel skala besar serta optimalisasi pos pelayanan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan ke lapangan. Seluruh personel yang berasal dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya akan bertugas selama 13 hari guna mengawal pelaksanaan Salat Idul Fitri hingga puncak arus balik.
"Mudik tahun ini mengusung tagline Mudik Aman Keluarga Bahagia. Seluruh personel harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ujar Listyo, dikutip Jumat 13 Maret 2026.
Penebalan pengamanan juga terlihat di wilayah penyangga ibu kota. Polres Metro Tangerang Kota menyiagakan sedikitnya 1.859 personel untuk menjaga titik-titik strategis yang menjadi jalur utama pemudik.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut akan disebar ke berbagai pos yang telah disiapkan secara khusus.
“Kami mendirikan total 7 pos, yang terdiri dari 1 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” kata Jauhari.
Selain memastikan kelancaran lalu lintas, keberadaan pos-pos ini bertujuan sebagai pusat bantuan darurat dan tempat istirahat bagi pemudik.
"Pengamanan di Tangerang juga memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang dan unsur masyarakat guna menjamin keamanan aktivitas warga selama hari raya," tandas Jauhari.