fin.co.id - Program Mudik Motor Gratis (Motis) pada masa Lebaran 2026 masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman. Program yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian ini menyediakan kuota 11.900 sepeda motor untuk diangkut menggunakan kereta api.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA, Arif Anwar, mengatakan program Motis bertujuan mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor di jalan raya, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang angka kecelakaan saat arus mudik.
“Dengan kuota 11.900 motor yang kita sediakan, berarti ada potensi pengurangan jumlah sepeda motor di jalan sebanyak itu,” kata Arif.
Arif menjelaskan, jika rata-rata satu sepeda motor ditumpangi dua orang, maka program Motis dapat mengalihkan sekitar 24.000 pemudik dari perjalanan menggunakan sepeda motor ke moda transportasi kereta api.
Menurutnya, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan perjalanan saat musim mudik Lebaran.
“Artinya sekitar 24 ribu orang tidak menggunakan sepeda motor di jalan. Mudah-mudahan ini bisa menekan angka kecelakaan, khususnya kendaraan roda dua,” ujarnya.
Kesempatan Masih Terbuka
Minat masyarakat terhadap program Motis Lebaran 2026 cukup tinggi. Hingga saat ini, jumlah pendaftar telah mencapai 12.941 sepeda motor, atau sekitar 108,75 persen dari total kuota yang disediakan.
Meski begitu, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendaftar karena sistem perjalanan Motis bersifat dinamis.
“Misalnya ada motor yang turun di Cirebon, maka kuotanya bisa diisi lagi oleh peserta lain yang melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya seperti Yogyakarta,” jelas Arif.
Pendaftaran Motis Masih Dibuka
Pendaftaran program Motis Lebaran 2026 masih dibuka hingga 29 Maret 2026 melalui situs resmi Kementerian Perhubungan.
Meski kuota telah terlampaui, masyarakat tetap dapat mendaftar karena masih ada kemungkinan verifikasi data maupun pembatalan dari peserta lain.
Motor Peserta Dijamin Asuransi
Dalam program ini, sepeda motor peserta akan mendapatkan perlindungan asuransi selama proses pengangkutan.