fin.co.id - Jangan sampai Anda menyesal karena terjebak kemacetan panjang di jalur lintas Sumatera! Kabar terbaru menunjukkan gelombang pemudik sudah mulai memadati Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). PT Hutama Karya (Persero) melaporkan kenaikan volume kendaraan yang sangat signifikan hingga lebih dari 31 persen pada Sabtu, 14 Maret 2026. Angka ini membuktikan bahwa ribuan orang sudah memutuskan untuk "curi start" mudik lebih awal.
Lonjakan ini bukan tanpa alasan. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang akan berlaku mulai 16 Maret 2026 menjadi pemicu utama masyarakat berbondong-bondong mengemas barang dan memacu kendaraan mereka menuju kampung halaman. Jika Anda masih menunda keberangkatan, siap-siap saja menghadapi kepadatan yang jauh lebih ekstrem di hari-hari mendatang.
Data Trafik Melejit: Ruas Mana yang Paling Padat?
Hingga periode 14 Maret 2026, total trafik harian di seluruh ruas tol yang beroperasi mencapai angka fantastis, yakni 135.924 kendaraan. Angka ini naik tajam dibandingkan kondisi normal. Beberapa koridor penghubung antar kota bahkan mencatatkan kenaikan yang bikin geleng-geleng kepala.
Sebut saja Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 yang mencatatkan rekor kenaikan trafik hingga 128,04 persen! Disusul oleh Tol Palindra & Indraprabu (Palembang – Indralaya – Prabumulih) yang melonjak 60,27 persen, serta Tol Terpeka (Terbanggi Besar – Kayu Agung) yang naik 59,89 persen dengan total 21.655 kendaraan melintas.
Pihak pengelola terus memantau pergerakan ini secara nonstop. Plh. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menekankan bahwa perusahaan berkomitmen penuh menjaga kelancaran perjalanan Anda.
"Hutama Karya berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan trafik di Jalan Tol Trans Sumatera melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait sebagai wujud #MelayaniSepenuhHati," ujar Hamdani.
Ruas Fungsional Mulai Diserbu Pemudik
Strategi pemerintah membuka jalur fungsional tampaknya sangat membantu mengurai beban jalan utama. Pada periode yang sama, Tol fungsional Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) sudah dilewati oleh 5.409 kendaraan. Sementara itu, Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji) menampung sekitar 3.418 kendaraan.
Secara total, jalur alternatif atau ruas fungsional ini sudah melayani 8.827 kendaraan hanya dalam satu hari. Ini adalah solusi cerdas bagi Anda yang ingin menghindari titik-titik kepadatan di gerbang tol utama yang sudah mulai mengular.
Persiapan Matang Sebelum Gas Pol!
Meskipun infrastruktur sudah siap, keselamatan tetap ada di tangan Anda. Hutama Karya mengimbau agar para pejuang mudik merencanakan perjalanan dengan sangat teliti. Pastikan kondisi fisik Anda dan kendaraan dalam keadaan prima. Ingat, perjalanan di Sumatera memiliki karakteristik jarak yang jauh antar kota.
Jangan paksakan diri jika mata sudah mulai berat. Segera cari rest area terdekat untuk beristirahat sejenak. Anda juga wajib mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga jarak aman antar kendaraan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk memantau kondisi jalan secara real-time, Anda bisa mengakses aplikasi HK Toll Apps atau memantau akun media sosial resmi mereka.
Waktu terus berjalan, dan arus kendaraan diprediksi akan terus meningkat tajam besok. Jadi, tunggu apa lagi? Segera siapkan saldo uang elektronik Anda dan berangkat sekarang juga sebelum puncak arus mudik 2026 mengunci perjalanan Anda! (*)