fin.co.id - Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, memastikan kondisi arus mudik di ruas tol Jakarta-Merak, khususnya di wilayah hukum Polsek Pinang, masih dalam kondisi terkendali.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di Pos Pelayanan Rest Area KM 13,5 pada Minggu (15/3/2026) sore, volume kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak tercatat belum mengalami lonjakan signifikan.
Dalam peninjauan bersama jajaran TNI dan Pemerintah Kota Tangerang, Jauhari mengungkapkan bahwa hingga H-5 Lebaran ini, pergerakan pemudik masih tergolong landai.
"Dari hasil monitoring sementara, volume kendaraan yang melintas baru mencapai sekitar 10 persen. Belum terlihat adanya penumpukan, baik di jalur utama tol maupun di area parkir rest area," ujarnya.
Pihak kepolisian memprediksi gelombang besar pemudik baru akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. "Puncak arus mudik kami perkirakan jatuh pada 18 hingga 19 Maret atau H-2 Lebaran," lanjutnya.
Selain memantau pergerakan lalu lintas, pemantauan ini juga menyasar pada kesiapan fasilitas penunjang di rest area. Fokus utama adalah ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Hasil pemeriksaan di SPBU KM 13,5 menunjukkan stok BBM dalam posisi aman tanpa adanya antrean panjang. Bahkan, pengelola SPBU menyiapkan layanan tambahan berupa pembagian takjil gratis bagi pemudik.
Di sisi lain, Pos Pelayanan di titik ini telah disiagakan secara penuh dengan fasilitas darurat, mulai dari ambulans, pemadam kebakaran, hingga mobil derek.
"Kami juga menyediakan tenaga medis serta layanan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan secara gratis. Ini penting untuk memastikan fisik pemudik tetap prima selama perjalanan," jelasnya.
Kapolres menginstruksikan personel keamanan untuk memperketat patroli di area parkir guna menekan risiko tindak kriminal, seperti pencurian pecah kaca yang kerap mengintai saat musim mudik.
"Melalui sinergi lintas sektoral ini, diharapkan target "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" dapat terealisasi, sehingga masyarakat dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat dan nyaman," tandasnya.