Lebaran 2026 BERBEDA? Detik-Detik Penentuan Nasib Idulfitri 2026

news.fin.co.id - 16/03/2026, 21:10 WIB

Lebaran 2026 BERBEDA? Detik-Detik Penentuan Nasib Idulfitri 2026

Lebaran 2026 BERBEDA? Detik-Detik Penentuan Nasib Idulfitri 2026

Fin.co.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi meminta seluruh umat Islam di tanah air untuk menahan diri dan tetap tenang menunggu hasil keputusan final Sidang Isbat.

Meskipun potensi perbedaan tanggal kemenangan sudah mulai tercium ke publik, otoritas tertinggi ulama ini menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan pemerintah yang akan melakukan sidang pada Kamis, 19 Maret 2026.

Analisis mendalam dari Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, mengungkapkan bahwa posisi bulan baru (hilal) pada tanggal 29 Ramadhan nanti berada dalam kondisi yang sangat kritis.

Secara ilmu falak, pertemuan matahari dan bulan (ijtima') diprediksi terjadi pada pukul 08.25 WIB. Namun, masalah muncul saat matahari terbenam.

Advertisement

Di sebagian besar wilayah Indonesia, hilal hanya akan bertahan sekitar 10 menit saja sebelum ikut tenggelam. Ketinggiannya pun sangat rendah, hanya berkisar antara 1 hingga 2 derajat.

“Penentuan awal Syawal tetap menunggu hasil rukyat di lapangan dan keputusan Sidang Isbat pemerintah. Secara teori ada kemungkinan untuk terlihat, tetapi kondisinya masih sangat tipis,” tegas KH Cholil Nafis di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menariknya, seluruh mata kini tertuju pada ujung barat Indonesia. Aceh menjadi wilayah dengan posisi hilal paling "prima" di tanah air.

Berdasarkan perhitungan hisab, di Aceh hilal berada pada ketinggian 2°51' dengan sudut elongasi 6°09'.

Meskipun Aceh menjadi yang tertinggi, angka ini justru memicu tanda tanya besar. Pasalnya, Indonesia saat ini terikat pada kesepakatan MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mematok syarat ketat:

  • Tinggi Hilal Minimal: 3°
  • Sudah Elongasi Minimal: 6,4°

Artinya, posisi hilal di titik terbaik Indonesia (Aceh) sekalipun masih berada di bawah ambang batas ilmiah untuk bisa dinyatakan terlihat secara kasat mata.

Potensi Perbedaan: Antara Hisab dan Keputusan Isbat

Kiai Cholil menjelaskan bahwa meski secara hisab bulan sudah berada di atas ufuk, namun jaraknya dari matahari masih sangat sempit.

Advertisement

Selisih yang sangat tipis dengan kriteria MABIMS inilah yang membuat tim perukyat di seluruh Indonesia harus bekerja ekstra keras pada Kamis sore nanti.

Sidang Isbat yang akan digelar di Kantor Kementerian Agama, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, akan menjadi hakim terakhir.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID