fin.co.id - Duta Besar Iran untuk Moskow, Kazem Jalali, membantah laporan media yang menyebutkan Pemimpin Tertinggi Spiritual Iran, Mojtaba Khamenei telah dipindahkan ke Moskow untuk perawatan medis.
Rumor yang beredar menyebutkan Mojtaba mengalami luka akibat serangan AS-Israel pada akhir bulan lalu.
Dalam sebuah pernyataan di perusahaan media sosial AS X, Jalali menggambarkan laporan tentang pemindahan Khamenei ke Rusia untuk perawatan medis sebagai "perang psikologis baru."
"Para pemimpin Iran tidak perlu lari dan bersembunyi di tempat perlindungan; tempat mereka adalah di jalanan di antara rakyat. Darah martir (mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali) Khamenei membatalkan sihir perang psikologis dan banjir kebohongan," tandas Jalali, Selasa, 17 Maret 2026.
Mengutip seorang pejabat tinggi yang dekat dengan pemimpin tertinggi Iran, surat kabar Kuwait Al Jarida melaporkan pada akhir pekan lalu bahwa Mojtaba terluka dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari dan diangkut ke Moskow untuk perawatan.
Terkait isu ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak berkomentar mengenai masalah ini.
"Kami tidak berkomentar tentang laporan semacam itu dengan cara apa pun," kata Peskov dalam konferensi pers di Moskow, Senin, 16 Maret 2026, dikutip Anadolu.