Gaji DPR Terancam Dipangkas! Pemerintah Fokus Efisiensi dan Penghematan BBM

news.fin.co.id - 17/03/2026, 17:30 WIB

Gaji DPR Terancam Dipangkas! Pemerintah Fokus Efisiensi dan Penghematan BBM

Mensesneg Prasetyo Hadi

Intisari Berita:

  • Pemerintah tengah mengkaji pemotongan gaji anggota DPR RI sebagai langkah efisiensi anggaran di tengah dinamika global.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan stok BBM aman, meski pemerintah juga mendorong pembatasan penggunaan kendaraan dinas dan migrasi ke transportasi publik.
  • Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) serta mencontoh langkah penghematan yang diterapkan negara lain, seperti Pakistan, termasuk pengurangan hari kerja, pemangkasan gaji pejabat, dan pembatasan belanja pemerintah, guna mendorong efisiensi dan penghematan BBM.

fin.co.id - Pemerintah saat ini tengah menelaah rencana pemotongan gaji anggota DPR RI sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran di tengah tekanan dinamika global.

"Sedang kita detilkan kajiannya," kata Mensesneg Prasetyo Hadi, Selasa, 17 Maret 2026.

Advertisement

Meski begitu, ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu cemas terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Ia merujuk pada pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius yang memastikan stok tetap aman.

"Apapun yang terjadi meskipun sesungguhnya dari sisi pasokan BBM kita tidak perlu khawatir karena itu stok aman yang kemudian disampaikan Menteri ESDM, Dirut Pertamina. Stok cadangan kita Sekian hari itu bukan berarti setelah Itu habis minyaknya Itu kan mekanisme yang storage," ujar dia.

"Penyimpanan yang begitu kosong tidak diisi lagi, begitu kosong diisi lagi. Nah namun tentunya Kita harus menjadikan Ini menjadi sebuah pelajaran," sambungnya.

Sebagai bagian dari langkah penghematan, Presiden Prabowo Subianto juga menginstruksikan pembatasan penggunaan kendaraan dinas di lingkungan pemerintah.

"Untuk mengefisienkan diri, Bapak Presiden kemarin Sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintah mengimbau kepada kita semua yang tentunya manti dimulai dari kepala Pemerintah Kementerian lembaga bnyak yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi BBM misalnya bagaimana kita migrasi ke transportasi publik bagaimana mengurangi atau membatasi pemakaian kendaraan dinas," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden juga mempertimbangkan penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai langkah antisipatif menghadapi dampak krisis global, sekaligus menekan konsumsi BBM.

Ia turut mencontohkan kebijakan penghematan yang diterapkan di Pakistan, seperti penerapan WFH hingga 50 persen bagi pegawai pemerintah dan swasta, serta pengurangan hari kerja menjadi empat hari dalam sepekan.

Selain itu, negara tersebut juga melakukan berbagai langkah efisiensi lain, mulai dari pemangkasan gaji pejabat dan anggota parlemen, pengurangan penggunaan BBM kendaraan pemerintah, pembatasan kendaraan dinas, hingga penghentian belanja tertentu seperti pengadaan kendaraan, pendingin ruangan, dan perlengkapan kantor.

Anisha Aprilia/Disway

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID