Ledakan Masjid Raya Pesona Jember Gegerkan Warga, Ini Penjelasan Polisi

news.fin.co.id - 17/03/2026, 18:01 WIB

Ledakan Masjid Raya Pesona Jember Gegerkan Warga, Ini Penjelasan Polisi

Polisi mengamankan lokasi ledakan (RRI)

fin.co.id -  Peristiwa ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona, kawasan Perumahan Pesona Regency, Jember, sempat mengagetkan warga saat momen ibadah Ramadhan. Namun, aparat kepolisian memastikan kondisi kini sudah aman dan terkendali.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa penanganan langsung dilakukan secara cepat oleh tim gabungan begitu kejadian berlangsung.

Diungkapkan Nanang Avianto sejumlah unit dikerahkan untuk menangani lokasi ledakan, antara lain: Tim identifikasi, Laboratorium Forensik (Labfor), Tim penjinak bom (Jibom), dan Tim investigasi dari Ditreskrimum. 

Seluruh personel berasal dari gabungan Polda Jawa Timur dan Polres Jember. Petugas juga melakukan sterilisasi area guna memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan.

Advertisement

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolda mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” ujarnya.

Untuk menjamin keamanan, aparat kepolisian akan tetap berjaga di lokasi hingga situasi benar-benar kondusif.

Garis polisi (police line) akan dibuka setelah proses penyelidikan selesai, sehingga Masjid Raya Pesona dapat kembali digunakan untuk ibadah, terutama menjelang akhir Ramadhan.

Kronologi: Ledakan Terjadi Saat Tarawih

Salah satu warga, Teguh Muharjono, mengungkapkan bahwa ledakan terjadi menjelang akhir shalat tarawih Senin (16/3).

Saat itu, imam masih menyelesaikan rakaat terakhir ketika suara ledakan terdengar.

“Setelah salam, jamaah langsung berhamburan keluar. Sumber ledakan diduga dari area tempat wudhu pria,” ujarnya.

Advertisement

Diduga, sumber ledakan berasal dari sebuah kotak besi yang biasanya digunakan untuk menyimpan sarung.

Meski situasi sudah terkendali, sebagian warga sekitar mengaku masih trauma untuk kembali beribadah di masjid tersebut.

Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID