Pemkab dan Pemkot Tangerang Lepas Ribuan Pemudik ke Jawa dan Sumatra

news.fin.co.id - 18/03/2026, 15:57 WIB

Pemkab dan Pemkot Tangerang Lepas Ribuan Pemudik ke Jawa dan Sumatra

Pelepasan 3.000 lebih peserta program mudik gratis tahun 2026 Pemkab Tangerang ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Ribuan warga di wilayah Tangerang Raya mulai diberangkatkan menuju kampung halaman dalam program mudik gratis Lebaran 2026, Rabu (18/3/2026). Program ini tidak hanya bertujuan meringankan beban finansial masyarakat, tetapi juga menjadi strategi pemerintah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.

Pemberangkatan serentak dilakukan dari dua titik utama, yakni di depan Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang dan Terminal Poris Plawad Kota Tangerang. Pengawasan terhadap kesehatan awak bus dan kelaikan kendaraan diperketat untuk menjamin keamanan penumpang selama perjalanan.

Di Kabupaten Tangerang, Bupati Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah melepas secara resmi lebih dari 3.000 peserta mudik. Dengan menggunakan 56 armada bus, para pemudik diberangkatkan menuju 19 kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra, termasuk Lampung serta Palembang.

"Alhamdulillah, program ini adalah bentuk pelayanan nyata dan silaturahmi pemerintah dengan masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman. Kami pastikan persiapan dilakukan matang melalui kolaborasi berbagai dinas terkait," ujar Maesyal Rasyid.

Advertisement

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin, mengungkapkan bahwa minat masyarakat sangat tinggi hingga mencapai 10.000 pendaftar. Namun, keterbatasan anggaran membuat pemda baru bisa mengakomodasi sekitar 3.000 orang. Guna memastikan keamanan, setiap pengemudi telah menjalani tes urine oleh BNK dan tes kesehatan oleh Dinas Kesehatan. Armada bus pun wajib lulus uji teknis (ramp check) sebelum diberangkatkan.

Sementara itu, di Terminal Poris Plawad, Kementerian Perhubungan bersinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang memberangkatkan sekitar 50 bus menuju wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Program ini merupakan bagian dari mudik gratis nasional yang menjangkau lebih dari 100.000 peserta pada tahun 2026.

Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (Intram) Kemenhub, Mohamad Risal Wasal, menyatakan bahwa tren partisipasi masyarakat terus meningkat secara merata, baik di jalur darat, laut, maupun kereta api. "Titik pemberangkatan serentak juga kami laksanakan di lokasi lain, seperti Terminal Kampung Rambutan," katanya.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menekankan bahwa program ini sangat efektif untuk meminimalkan penggunaan kendaraan roda dua yang berisiko tinggi. "Ini adalah bukti kehadiran pemerintah. Selain membantu ekonomi warga, tujuan utamanya adalah keselamatan di jalan raya," tutur Sachrudin.

Menghadapi arus mudik dan balik, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely telah menyiagakan 200 personel. "Mereka bertugas menjaga kelancaran lalu lintas, memasang rambu portabel, dan bersinergi dengan kepolisian dalam Operasi Ketupat Jaya 2026," tandasnya.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.