Internasional . 20/03/2026, 12:35 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Keputusan mengejutkan datang dari Jerman yang memilih mundur dari komitmennya untuk mendukung Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) dalam kasus dugaan genosida di Gaza.
Langkah ini menandai perubahan besar dalam sikap Berlin yang sebelumnya berada di garis depan membela Israel.
Perubahan sikap ini pun langsung menjadi sorotan dunia, mengingat posisi Jerman sebagai salah satu sekutu utama Israel di Barat selama ini.
Saat pertama kali gugatan diajukan oleh Afrika Selatan pada 2023, Jerman termasuk negara yang tegas membela Israel. Bahkan pada Januari 2024, Berlin menyebut tuduhan genosida tersebut sebagai klaim yang “tidak berdasar”.
Namun kini, melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri, Jerman menyatakan tidak akan melakukan intervensi dalam kasus yang tengah berlangsung di Den Haag tersebut.
Keputusan ini jelas berbanding terbalik dengan sikap sebelumnya, sekaligus menandakan adanya dinamika baru dalam politik luar negeri Jerman.
Pemerintah Jerman menjelaskan bahwa keputusan ini bukan tanpa alasan. Salah satu faktor utama adalah tekanan hukum yang sedang dihadapi Berlin di forum internasional.
Saat ini, Jerman juga tengah menghadapi gugatan terpisah dari Nikaragua di ICJ. Dalam gugatan tersebut, Jerman dituduh melanggar hukum internasional, termasuk Konvensi Genosida, karena dukungannya terhadap Israel.
Kasus ini membuat posisi Jerman menjadi lebih sensitif, terutama terkait:
Ekspor senjata ke Israel
Dukungan politik dan militer
Penghentian pendanaan ke badan PBB untuk Palestina
Meski ICJ sebelumnya tidak memerintahkan tindakan darurat terhadap Jerman, pengadilan tetap mengizinkan kasus tersebut berlanjut, sehingga Berlin harus tetap mempertahankan posisinya secara hukum.
Keputusan Jerman ini juga tidak lepas dari meningkatnya tekanan global terhadap konflik di Gaza. Banyak pihak mulai menyoroti peran negara-negara Barat, termasuk Jerman, dalam konflik tersebut.
Meski tidak secara langsung mengakui tuduhan genosida terhadap Israel, langkah Jerman untuk tidak ikut membela Israel di ICJ dianggap sebagai sinyal kehati-hatian.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media