Angka tersebut mencerminkan skala besar mobilisasi warga sipil di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan.
Langkah evakuasi ini juga menunjukkan tingkat kekhawatiran yang tinggi dari pemerintah AS terhadap keselamatan warganya di wilayah konflik.
Ketegangan di Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat, terutama setelah serangkaian insiden militer yang melibatkan Israel dan Iran.
Situasi ini membuat banyak negara, termasuk Amerika Serikat, mengambil langkah cepat untuk mengamankan warga negaranya dari potensi risiko yang lebih besar.
Evakuasi melalui jalur udara menjadi opsi utama karena dianggap paling cepat dan aman dalam kondisi darurat.