Arus Balik Lebaran 2026: Jalur Garut–Bandung Padat, Antrean Kendaraan Mengular

news.fin.co.id - 24/03/2026, 20:33 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: Jalur Garut–Bandung Padat, Antrean Kendaraan Mengular

Kondisi kepadatan lalu lintas di jalur Garut-Bandung (Antara)

fin.co.id -  Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Garut menuju Bandung terpantau padat merayap. Kepadatan terjadi di jalur provinsi Tarogong–Leles–Kadungora sejak Selasa (24/3/2026) pagi hingga petang.

Lonjakan kendaraan membuat arus lalu lintas tersendat, bahkan sempat terjadi antrean panjang di sejumlah titik, terutama di persimpangan jalan utama.

Salah satu titik kemacetan terparah terjadi di kawasan Kubang, Kecamatan Tarogong Kidul. Di lokasi ini, kendaraan dari berbagai arah bertemu dan memicu kepadatan signifikan.

Arus kendaraan yang datang dari: Pusat Kota Garut, Jalan Anwar Musaddad, dan Kawasan wisata Cipanas Garut.

Advertisement

Semua mengarah ke satu tujuan, yakni Bandung, sehingga menyebabkan antrean panjang yang sulit dihindari.

One Way Sepenggal

Kepala Posko Pengamanan Kubang, Marlina, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut kepadatan terjadi karena pertemuan arus dari tiga arah sekaligus.

Untuk mengurai kemacetan, petugas dari kepolisian memberlakukan sistem one way sepenggal di jalur tersebut.

“Kendaraan dari tiga arah semuanya menuju Bandung, sehingga dilakukan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar arus,” ujarnya.

Langkah ini terbukti cukup efektif dalam mengurangi kepadatan dan memperlancar pergerakan kendaraan secara bertahap.

Tak hanya di jalur Garut–Bandung, kepadatan juga terjadi di jalur nasional Limbangan–Malangbong. Arus kendaraan dari arah timur menuju barat dilaporkan mengalami peningkatan signifikan.

Petugas mengimbau para pemudik agar:

  • Mengatur waktu perjalanan
  • Menghindari jam puncak arus balik
  • Mematuhi arahan petugas di lapangan
  • Memanfaatkan jalur alternatif jika memungkinkan

Advertisement

Kepadatan arus balik di jalur Garut menuju Bandung menjadi bukti tingginya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran. Dengan penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way sepenggal, diharapkan arus kendaraan bisa kembali lancar dan perjalanan tetap aman.

Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID