Dampak Perang Iran vs AS-Israel Makin Nyata, Rupiah Terancam Tembus Rp20.000 per Dolar AS!

news.fin.co.id - 24/03/2026, 08:07 WIB

Dampak Perang Iran vs AS-Israel Makin Nyata, Rupiah Terancam Tembus Rp20.000 per Dolar AS!

Uang pecahan dolar AS dan rupiah. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.

Untuk meredam tekanan, pemerintah menerbitkan obligasi internasional seperti global bond dan Samurai bond senilai US$6,85 miliar.

2. Krisis 2018

Pada 2018:

  • Cadangan devisa turun US$17,13 miliar

  • Rupiah terdepresiasi 13,5% hingga Rp15.202 per dolar AS

Advertisement

Pemerintah kembali menerbitkan utang luar negeri sekitar US$11,4 miliar untuk menstabilkan kondisi.

3. Awal Pandemi 2020

Saat pandemi COVID-19 melanda:

  • Cadangan devisa turun US$10,7 miliar hanya dalam satu bulan

  • Rupiah melemah sekitar 20% hingga Rp16.575 per dolar AS

Tekanan ini menunjukkan betapa rentannya rupiah terhadap gejolak global.

Memasuki awal 2026, tekanan terhadap rupiah kembali muncul. Dalam dua bulan pertama saja:

  • Cadangan devisa turun sekitar US$4,6 miliar

  • Pemerintah telah menarik utang luar negeri sebesar US$7,1 miliar

Utang tersebut berasal dari berbagai denominasi seperti dolar AS, euro, dan yuan.

Hal ini memperkuat indikasi bahwa stabilitas rupiah masih sangat bergantung pada aliran dana asing.

Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel berpotensi memperburuk kondisi ekonomi global. Anthony menyebut konflik ini bisa menjadi katalis tambahan bagi pelemahan rupiah melalui beberapa jalur:

1. Lonjakan Harga Minyak

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID