Peresmian pemberlakuan One Way Nasional di periode arus balik Lebaran 2026
Momen krusial dimulai tepat pada pukul 14.25 WIB.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, didampingi sejumlah menteri kabinet, melakukan seremoni *flag off*.
Acara tersebut diselenggarakan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung.
Peresmian ini secara resmi menandai dimulainya penerapan *one way* nasional.
Jalur satu arah ini membentang dari Kilometer (KM) 414 Jalan Tol Batang–Semarang.
Perjalanan pun berlanjut hingga KM 70 Jalan Tol Jakarta–Cikampek.
Kehadiran jajaran pejabat tinggi negara, termasuk Menko PMK Pratikno dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, menegaskan betapa pentingnya manajemen arus balik tahun ini.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, memberikan penjelasan mendalam mengenai dasar kebijakan ini.
Ia menegaskan bahwa kebijakan diskresi kepolisian ini sepenuhnya berpijak pada data aktual lalu lintas yang terhimpun.
Pantauan visual melalui kamera CCTV dan laporan dari petugas di lapangan secara konsisten mengonfirmasi invasi ribuan kendaraan ke jalur arah barat.
Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas ini menjadi solusi mutlak untuk memperlancar aliran mobilitas masyarakat yang ingin kembali ke ibu kota.
"Pemberlakuan rekayasa lalu lintas *one way* nasional ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan dan memperlancar arus balik," ujar Rivan A. Purwantono saat memberikan keterangan di Cikampek, Selasa, 24 Maret 2026.
"Kami mengimbau pengguna jalan yang akan memasuki jalur *one way* untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima," tambahnya.