One Way Lokal Diterapkan di Tol Semarang–Kalikangkung, Antisipasi Lonjakan Arus Balik

news.fin.co.id - 24/03/2026, 14:19 WIB

One Way Lokal Diterapkan di Tol Semarang–Kalikangkung, Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Menghadapi peningkatan volume kendaraan saat arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) lokal di ruas Tol Semarang hingga Gerbang Tol Kalikangkung.

fin.co.id - Menghadapi peningkatan volume kendaraan saat arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) lokal di ruas Tol Semarang hingga Gerbang Tol Kalikangkung.

Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan diskresi pihak Kepolisian dan mulai diterapkan sejak pukul 10.12 WIB.

Penerapan one way lokal mencakup jalur dari KM 425+800 di Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C hingga KM 414 di Gerbang Tol Kalikangkung, yang berada di ruas Tol Batang–Semarang. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang mengarah ke Jakarta.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut.

Advertisement

"Kami telah menyiapkan sejumlah langkah bersama Kepolisian, termasuk penerapan one way untuk mengurai kepadatan di sekitar wilayah Semarang. JTT juga menerjunkan petugas operasional serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana agar pelaksanaan berjalan optimal," katanya kepada wartawan, Selasa, 24 Maret 2026.

Dalam mendukung kelancaran transaksi selama kebijakan berlangsung, JTT mengoperasikan 9 gerbang tol yang dilengkapi dengan total 37 gardu serta fasilitas On Board Automatic (OAB).

Tak hanya itu, sebanyak 17 unit mobile reader juga disiapkan guna mempercepat proses pembayaran kendaraan di lapangan.

Pihak JTT juga mengingatkan para pengguna jalan tol untuk selalu menaati rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas. Pengemudi diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan merencanakan perjalanan dengan matang.

Pemudik juga diimbau untuk menggunakan rest area secara bijak dan beristirahat jika merasa lelah, demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas, masyarakat dapat mengakses aplikasi Travoy atau menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133 yang beroperasi selama 24 jam.

Dengan diberlakukannya rekayasa lalu lintas ini, arus balik Lebaran 2026 diharapkan dapat berjalan lebih tertib, aman, dan lancar, terutama di jalur padat kawasan Semarang menuju Jakarta.

Rafi Adhi/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID