fin.co.id - Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 masih terus berlangsung di berbagai wilayah Indonesia. Jutaan masyarakat memadati jalur darat, laut, hingga udara untuk pulang ke kampung halaman.
Di tengah tingginya mobilitas ini, informasi terbaru mengenai harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi hal penting bagi para pemudik.
Kenaikan harga minyak dunia turut berdampak pada penyesuaian harga BBM di dalam negeri. Meski begitu, stok BBM nasional dipastikan tetap aman sehingga perjalanan mudik tetap lancar tanpa kekhawatiran kekurangan bahan bakar.
Harga BBM Terbaru
Per 25 Maret 2026, harga BBM di sejumlah SPBU besar seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Energy masih mengacu pada penyesuaian yang dilakukan sejak 1 Maret 2026.
Kenaikan harga terutama terjadi pada BBM non-subsidi, seperti bensin beroktan tinggi dan solar industri. Sementara itu, BBM subsidi tetap stabil.
Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan harga, sehingga masih menjadi pilihan utama masyarakat.
Harga BBM Pertamina Terbaru (Jawa) – 25 Maret 2026
Berikut daftar harga BBM dari Pertamina di wilayah Jawa:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Biosolar (CN 48): Rp6.800/liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.300/liter
- Pertamax Green 95: Rp12.900/liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100/liter
- Dexlite (CN 51): Rp14.200/liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp14.500/liter
Kenaikan BBM non-subsidi tercatat berkisar antara Rp200 hingga Rp950 per liter.
Harga BBM Shell Terbaru
Harga BBM di SPBU Shell juga mengalami penyesuaian, dengan rincian:
- Shell Super: Rp12.390/liter
- Shell V-Power: Rp12.500/liter
- Shell V-Power Nitro+: Rp12.720/liter
- Shell V-Power Diesel: Rp14.620/liter
Kenaikan berada di kisaran Rp220 hingga Rp1.020 per liter.