Internasional . 30/03/2026, 18:07 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Pulau ini merupakan pusat ekspor minyak utama Iran dan memiliki peran penting dalam ekonomi negara tersebut.
Jika fasilitas di Pulau Kharg diserang, dampaknya tidak hanya akan dirasakan oleh ekonomi Iran, tetapi juga dapat memicu eskalasi militer yang lebih besar.
Pasukan Amerika Serikat yang berada di kawasan berpotensi menghadapi berbagai serangan balasan seperti:
serangan rudal balistik
serangan drone tempur
ancaman operasi laut di perairan Teluk
Situasi ini menunjukkan bahwa konflik berpotensi berkembang menjadi perang multi-front yang melibatkan berbagai jenis operasi militer.
Salah satu unit elit yang kini menjadi sorotan adalah NOHED 65, pasukan khusus yang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam operasi militer Iran.
Unit ini dibentuk sejak tahun 1959 dan telah terlibat dalam berbagai konflik besar, termasuk Perang Iran–Irak.
NOHED dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam berbagai jenis operasi militer, seperti:
misi pengintaian rahasia
kontra-terorisme
penyelamatan sandera
operasi di belakang garis musuh
Pasukan ini dilatih untuk beroperasi di berbagai medan tempur, mulai dari gurun hingga kawasan perkotaan.
Kemampuan tersebut membuat NOHED menjadi salah satu unit paling fleksibel dalam struktur militer Iran.
Jika perang darat benar-benar terjadi, pasukan ini diperkirakan akan menjalankan operasi infiltrasi dan serangan presisi yang berisiko tinggi.
Selain NOHED, Iran juga mengaktifkan unit elit lain bernama Brigade Saberin yang berada di bawah komando IRGC.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media