Internasional . 30/03/2026, 18:07 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Pasukan ini dibentuk pada awal tahun 2000-an dengan fokus utama pada perang non-konvensional.
Saberin dikenal sebagai unit yang memiliki mobilitas tinggi serta kemampuan merespons ancaman secara cepat.
Beberapa tugas utama pasukan ini meliputi:
operasi gerilya
kontra pemberontakan
operasi lintas batas
infiltrasi wilayah musuh
Dalam berbagai konflik regional, Saberin sering digunakan untuk operasi cepat yang membutuhkan koordinasi dan mobilitas tinggi.
Jika konflik dengan Amerika Serikat meningkat, unit ini diperkirakan akan memainkan peran utama dalam operasi gerilya dan serangan lintas wilayah.
Pengaktifan dua unit elit ini menunjukkan bahwa Iran sedang menyiapkan strategi perang yang berbeda dari perang konvensional.
Alih-alih menghadapi musuh secara langsung di satu garis depan, Iran tampaknya lebih memilih pendekatan konflik yang tersebar dan dinamis.
Strategi ini dapat menciptakan medan perang yang sulit diprediksi karena pertempuran dapat terjadi di berbagai lokasi sekaligus.
Para analis militer menilai pendekatan ini membuat konflik berpotensi menjadi perang tanpa garis depan yang jelas, di mana operasi militer berlangsung di banyak wilayah sekaligus. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media