* 500 gram: Rp1.388.820.000
* 1.000 gram: Rp2.767.600.000
Di sisi lain, tren berbeda terlihat pada pasar emas global yang justru mengalami kenaikan. Harga emas dunia tercatat naik sekitar 1,5 persen menjadi USD 4.578,89 per ons pada pukul 02.35 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman April meningkat 1,2 persen ke level USD 4.611,30.
Menurut Head of Global Macro Tastylive, Ilya Spivak, peningkatan ini dipengaruhi oleh ekspektasi meredanya konflik di kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, ia juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat berpotensi menghadapi pelemahan ekonomi terburuk dalam lebih dari 17 tahun. Hal ini dipicu oleh tingginya harga energi yang mengurangi peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
"Emas telah stabil selama sekitar seminggu sekarang, dengan reli Jumat lalu sebagai hal yang sangat menonjol. Itu terjadi bersamaan dengan penurunan imbal hasil Treasury yang tampaknya menunjukkan bahwa pasar mulai melihat perang Iran sebagai risiko resesi," tutur Spivak.
Sebelumnya, harga emas batangan sempat merosot lebih dari 13 persen sepanjang bulan ini, menjadikannya sebagai penurunan terdalam sejak Oktober 2008.
Penurunan tersebut dipengaruhi oleh penguatan dolar AS serta berkurangnya ekspektasi penurunan suku bunga tahun ini, meskipun secara kuartalan harga emas masih mencatat kenaikan sekitar 5 persen.
Bianca Khairunnisa/Disway