Perang Makin Melebar! Pasukan Chechnya Siap 'Berjihad' ke Iran Jika AS Lakukan Invasi Darat

news.fin.co.id - 03/04/2026, 18:21 WIB

Perang Makin Melebar! Pasukan Chechnya Siap 'Berjihad' ke Iran Jika AS Lakukan Invasi Darat

fin.co.id - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah sebuah unit militer dari Chechnya menyatakan kesiapan mereka untuk dikerahkan ke Iran. Pasukan tersebut disebut siap membantu angkatan bersenjata Iran jika Amerika Serikat benar-benar melancarkan invasi darat.

Pernyataan tersebut dilaporkan oleh Press TV pada Senin, yang menyebut bahwa unit militer yang setia kepada pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, telah menyatakan kesiapannya untuk melakukan intervensi apabila operasi militer darat Amerika Serikat terhadap Iran benar-benar terjadi.

Perkembangan ini menambah kompleksitas konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, terutama setelah beberapa minggu terakhir diwarnai operasi militer udara yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap target-target di wilayah Iran.

Advertisement

Dalam laporan tersebut, unit-unit militer Chechnya menggambarkan konfrontasi yang sedang berlangsung sebagai “perang agama” atau konflik ideologis yang lebih luas.

Mereka menyebut bahwa jika terjadi invasi darat oleh Amerika Serikat, maka keterlibatan mereka akan dianggap sebagai jihad, yang dimaknai sebagai perjuangan membela Iran.

Menurut pernyataan yang dikutip Press TV, pasukan Chechnya melihat konflik ini sebagai pertarungan antara dua kekuatan moral yang berlawanan.

Mereka juga menilai bahwa intervensi langsung akan menjadi bagian dari perjuangan untuk mempertahankan Republik Islam Iran.

Menariknya, dukungan dari Chechnya memiliki dimensi keagamaan yang cukup unik.

Mayoritas penduduk Chechnya merupakan Muslim Sunni dengan Mazhab Syafi’i, sedangkan Iran dikenal sebagai negara dengan mayoritas Muslim Syiah.

Jika keterlibatan ini benar-benar terjadi, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu contoh dukungan militer dari kelompok Sunni terhadap negara Syiah dalam konflik regional, sesuatu yang relatif jarang terjadi dalam dinamika politik Timur Tengah.

Hal ini juga menunjukkan bahwa faktor geopolitik dan aliansi politik terkadang dapat melampaui perbedaan mazhab keagamaan.

Siapa Pasukan Kadyrovtsy?

Advertisement

Pasukan Chechnya yang disebut dalam laporan tersebut dikenal dengan nama Kadyrovtsy, yaitu unit militer yang berafiliasi dengan pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov.

Kadyrovtsy awalnya merupakan kelompok separatis yang sempat berupaya memerdekakan wilayah Chechnya dari Rusia.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID