Zulhas Ungkap Data MBG di Pesantren Baru 10 Persen, Pemerintah Kebut Ketertinggalan

news.fin.co.id - 03/04/2026, 11:52 WIB

Zulhas Ungkap Data MBG di Pesantren Baru 10 Persen, Pemerintah Kebut Ketertinggalan

Tengah: Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).

fin.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan pendataan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pondok pesantren masih jauh tertinggal dibanding sekolah umum.

Hingga akhir Maret 2026, pendataan santri baru mencapai sekitar 10 persen. Angka ini kontras dengan capaian di sekolah umum yang sudah menembus 80 persen.

“Yang agak ketinggalan ini sekolah berbasis pondok. Kalau sekolah umum sudah hampir 80 persen, pondok ini baru sekitar 10 persen soal pendataan,” ujar Zulhas usai memimpin rapat koordinasi terbatas di Jakarta, Kamis, 2 April 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, santri di pondok pesantren dinilai sebagai kelompok yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi.

Advertisement

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga memutuskan penyesuaian skema distribusi MBG. Jika sebelumnya makanan diberikan setiap hari, kini hanya disalurkan pada hari sekolah efektif, yakni lima hari dalam sepekan.

Meski begitu, kebijakan ini tidak berlaku untuk semua wilayah. Daerah dengan tingkat stunting tinggi serta kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tetap mendapatkan perlakuan khusus agar asupan gizi masyarakat tidak terganggu.

“Pondok juga fleksibel, tergantung jadwal di sana. Intinya, kita ingin program besar ini, yang melayani hingga 60 juta penerima, bisa lebih efisien dan tepat sasaran sebelum akhir tahun,” pungkas Zulhas.

Hasyim Ashari/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID