Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Bahaya ‘Amnesia Imun’ Akibat Campak 

news.fin.co.id - 07/04/2026, 15:55 WIB

Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Bahaya ‘Amnesia Imun’ Akibat Campak 

Ilustrasi anak yang terkena campak. (dok)

fin.co.id -  Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengeluarkan peringatan keras bagi orang tua untuk tidak mengabaikan jadwal imunisasi anak. Langkah ini merespons tren kenaikan kasus campak di sejumlah wilayah Indonesia yang kini mengancam kelompok usia rentan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan bahwa campak bukanlah sekadar infeksi ruam dan demam biasa. Penyakit ini memiliki daya rusak sistemik yang mampu memicu komplikasi fatal jika tidak dicegah sejak dini melalui imunisasi.

"Banyak masyarakat masih menganggap campak sebagai penyakit ringan. Padahal, efek jangka panjangnya bisa sangat berbahaya. Tanpa perlindungan imunisasi, anak berisiko tinggi mengalami pneumonia, radang otak atau ensefalitis, hingga pelemahan daya tahan tubuh yang menetap," ujar dr. Dini di Tangerang, Selasa (7/4/2026).

Ancaman Amnesia Imun

Advertisement

Salah satu dampak paling serius yang menjadi sorotan medis adalah fenomena immune amnesia atau amnesia imun. Infeksi campak diketahui dapat menghapus memori sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit lain yang pernah dihadapi sebelumnya. Kondisi ini membuat anak menjadi sangat rapuh dan mudah terserang infeksi lain dalam jangka waktu lama setelah sembuh dari campak.

Untuk memitigasi risiko tersebut, Pemerintah Kota Tangerang telah menyediakan layanan imunisasi campak secara gratis di seluruh Puskesmas dan Posyandu.

“Imunisasi adalah proteksi terbaik, aman, dan efektif. Kami meminta orang tua aktif memantau jadwal imunisasi anak sesuai program pemerintah demi mencegah cacat permanen maupun kematian akibat komplikasi,” tambah dr. Dini.

Selain melengkapi status imunisasi, masyarakat juga diimbau untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala klinis, serta tetap disiplin menjaga kebersihan lingkungan sebagai benteng pertahanan pertama kesehatan keluarga.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.