Internasional . 09/04/2026, 17:39 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Menteri Kesehatan Lebanon, Rakan Nassereddine, menyebut serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya yang menargetkan wilayah sipil.
“Kami menghadapi eskalasi yang sangat berbahaya. Serangan udara Israel menargetkan warga sipil di Beirut, Dahiyeh, Bekaa, Gunung Lebanon, dan wilayah selatan,” katanya.
Selain korban tewas, lebih dari 1.165 orang dilaporkan terluka akibat rangkaian serangan udara tersebut
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa penghentian serangan Israel terhadap Lebanon merupakan salah satu syarat penting dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Menurut Pezeshkian, ada sekitar 10 syarat utama dalam kesepakatan gencatan senjata tersebut, dan salah satunya adalah menghentikan agresi militer Israel di Lebanon.
Ia juga menilai Prancis memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan, mengingat negara tersebut sebelumnya pernah menjadi penjamin kesepakatan gencatan senjata di Lebanon.
Presiden Iran menegaskan bahwa Teheran telah menunjukkan sikap bertanggung jawab dengan menerima proposal gencatan senjata.
“Kami telah menunjukkan kesediaan untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan,” ujarnya.
Di sisi lain, Israel tetap melanjutkan operasi militernya di Lebanon meskipun terdapat kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran.
Menurut pemerintah Israel, konflik di Lebanon tidak termasuk dalam perjanjian tersebut.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance.
Ia mengatakan bahwa penghentian konflik di Lebanon bukan bagian dari kesepakatan yang disepakati antara Washington dan Teheran.
“Saya pikir ini berasal dari kesalahpahaman yang wajar. Iran mengira gencatan senjata mencakup Lebanon, padahal tidak,” ujar Vance kepada wartawan sebelum melakukan perjalanan ke Hungaria.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media