Ekonomi . 09/04/2026, 15:36 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Pada awal 2026, jumlah pengguna sudah mencapai 1,13 juta penumpang dalam tiga bulan pertama.
Sementara itu, layanan KA Pangrango juga mengalami peningkatan signifikan.
Jumlah penumpang meningkat dari 786.001 pada 2023, menjadi 874.789 pada 2024, dan mencapai 1,10 juta pada 2025.
Pada kuartal pertama 2026, jumlah pengguna telah mencapai 281.659 penumpang.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan bahwa proyek perpanjangan jalur KRL tersebut ditargetkan rampung sebelum 2029.
Dengan demikian, layanan KRL tidak lagi berhenti di Cikarang, tetapi bisa melanjutkan perjalanan hingga Karawang dan Cikampek.
Target tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan infrastruktur transportasi publik terus dipercepat.
“Semoga tidak lama lagi karena target Presiden sebisa mungkin sebelum 2029, Cikampek sudah harus jalan,” ujar Purnomosidi.
Dalam tahap pengembangan infrastruktur, KAI juga bekerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk membangun sistem elektrifikasi jalur commuter line hingga Cikampek.
Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2027 sehingga layanan KRL dapat diperluas secara bertahap.
Selain meningkatkan kenyamanan perjalanan, proyek ini juga diharapkan dapat memperkuat mobilitas tenaga kerja serta memperlancar distribusi logistik antarwilayah. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media