HANTAM DARATAN! Bengkulu DIGUNCANG Gempa 5,3 Magnitudo, Pusatnya HANYA 14 Km

news.fin.co.id - 10/04/2026, 19:12 WIB

HANTAM DARATAN! Bengkulu DIGUNCANG Gempa 5,3 Magnitudo, Pusatnya HANYA 14 Km

Bengkulu DIGUNCANG Gempa 5,3 Magnitudo, Pusatnya HANYA 14 Km

Fin.co.id - Warga di Kabupaten Bengkulu Utara dikejutkan dengan guncangan gempa pada hari ini,  Jumat, 10 April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi kekuatan gempa mencapai Magnitudo 5,3.

Meskipun kekuatan gempa berada di atas angka 5, BMKG bergerak cepat memberikan kepastian untuk meredam kepanikan publik terkait risiko gelombang laut yang mematikan.

Pihak otoritas menyatakan berdasarkan analisis koordinat dan kedalaman, peristiwa ini tidak akan memicu bencana hidrometeorologi lanjutan.

"Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Namun, masyarakat tetap diminta tenang namun waspada," tulis laporan resmi BMKG.

Advertisement

Titik Nol Gempa Hanya 14 Kilometer dari Bengkulu Utara

Data seismik menunjukkan bahwa pusat gempa (episentrum) berada di daratan, tepatnya berlokasi di 14 kilometer Timur Laut Bengkulu Utara.

Lokasi yang tergolong sangat dekat dengan pusat pemukiman ini menjadi alasan mengapa guncangan terasa begitu nyata dan menghentak.

Adapun hiposentrum atau kedalaman gempa tercatat berada di angka 89 kilometer.

Meski tergolong gempa kedalaman menengah, energi yang dilepaskan tetap memberikan dampak signifikan pada permukaan tanah di sekitar wilayah Bengkulu.

Masyarakat diimbau untuk segera memeriksa struktur bangunan mereka, terutama bagi yang bermukim di dekat titik pusat getaran.

Waspada Skenario Gempa Susulan

BMKG menekankan aktivitas tektonik di wilayah lempeng aktif seperti Bengkulu seringkali tidak berhenti pada satu guncangan besar saja.

Ada kemungkinan terjadinya rekahan atau penyesuaian lempeng yang memicu getaran-getaran kecil namun tetap berbahaya bagi bangunan yang sudah retak.

Advertisement

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” imbau BMKG.

Hingga berita ini diturunkan, tim reaksi cepat di lapangan masih melakukan pendataan intensif.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID