Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Tembus 1.200 Meter!

news.fin.co.id - 16/04/2026, 08:51 WIB

Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Tembus 1.200 Meter!

Gunung Semeru erupsi 5 kali pagi ini, kolom abu capai 1.200 meter. Foto: ANTARA.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru. Area ini berisiko tinggi terhadap lontaran material batu pijar yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Ancaman Lahar Masih Mengintai di Sungai Sekitar Semeru

Lebih jauh, PVMBG juga mengingatkan potensi bahaya lain yang tidak kalah serius, yakni awan panas, guguran lava, dan lahar hujan. Material vulkanik ini berpotensi mengalir melalui sejumlah sungai yang berhulu di puncak Semeru.

Sungai-sungai yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Selain itu, anak-anak sungai dari Besuk Kobokan juga berpotensi membawa lahar yang dapat berdampak luas bagi permukiman di sekitarnya.

Advertisement

Warga Diminta Tetap Waspada, Aktivitas Gunung Belum Stabil

Dengan lima kali erupsi dalam waktu singkat, Gunung Semeru kembali menunjukkan bahwa aktivitas vulkaniknya belum mereda. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa potensi erupsi lanjutan masih bisa terjadi kapan saja.

Masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diminta untuk tetap mengikuti arahan resmi dan tidak melakukan aktivitas di zona terlarang. Situasi ini menuntut kewaspadaan penuh, terutama bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai yang berhulu langsung dari puncak Semeru.

Aktivitas Gunung Semeru hari ini menjadi pengingat bahwa ancaman bencana alam bisa datang tanpa jeda. Dalam kondisi seperti ini, disiplin terhadap rekomendasi otoritas menjadi kunci utama keselamatan. (ANTARA)

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern