Kapal Perang Amerika USS Miguel Keith Terdeteksi di Selat Malaka, TNI AL Buka Suara!

news.fin.co.id - 19/04/2026, 08:41 WIB

Kapal Perang Amerika USS Miguel Keith Terdeteksi di Selat Malaka, TNI AL Buka Suara!

Tiga kapal tanker China diizinkan melintasi Selat Hormuz.

fin.co.id - Kehadiran kapal perang Amerika Serikat USS Miguel Keith di perairan strategis Selat Malaka memicu perhatian publik dan pengamat militer. Kapal tersebut terdeteksi berada di perairan timur Belawan pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Pihak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membenarkan adanya aktivitas tersebut. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menyebut bahwa kapal terpantau melalui sistem Automatic Identification System (AIS).

“Berdasarkan pemantauan AIS, kapal bergerak dengan haluan ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 13,1 knots,” jelasnya.

Advertisement

Menurut TNI AL, kehadiran kapal perang AS tersebut masih dalam koridor hukum internasional. Kapal itu diketahui menjalankan hak lintas transit atau transit passage sebagaimana diatur dalam United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS 1982).

Selat Malaka sendiri merupakan jalur pelayaran internasional yang menghubungkan laut bebas dan zona ekonomi eksklusif (ZEE), sehingga kapal militer asing diperbolehkan melintas selama memenuhi ketentuan hukum laut internasional.

“Ini merupakan bagian dari aktivitas pelayaran internasional yang sah,” tegas Tunggul.

Operasi Pemburuan Kapal Iran?

Meski dinyatakan legal, kemunculan USS Miguel Keith tetap memunculkan spekulasi. Sejumlah laporan media internasional mengaitkan pergerakan kapal ini dengan rencana Amerika Serikat memperluas operasi pemburuan kapal tanker yang diduga membawa minyak ilegal dari Iran.

Pernyataan dari pejabat militer AS, termasuk Dan Caine, menyebut bahwa Washington tengah memperkuat operasi pencegahan maritim di kawasan Indo-Pasifik.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memblokade jalur distribusi minyak ilegal yang melibatkan “armada gelap” atau kapal tanker tanpa identitas jelas.

Namun demikian, TNI AL belum memberikan konfirmasi apakah keberadaan USS Miguel Keith berkaitan langsung dengan operasi tersebut.

Selat Malaka dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Setiap harinya, ribuan kapal melintas membawa komoditas penting, termasuk minyak dan gas.

Advertisement

Wilayah ini juga menjadi titik strategis dalam dinamika geopolitik global, terutama ketika terjadi ketegangan antara negara besar seperti Amerika Serikat dan Iran.

Bahkan, menurut sejumlah laporan pelacakan maritim, kawasan ini menjadi salah satu titik aktivitas kapal tanker yang diduga terlibat dalam perdagangan minyak ilegal.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID