Nasional . 21/04/2026, 22:23 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Meski indikator ekonomi makro Indonesia saat ini dinilai masih cukup tangguh, pemerintah tetap memasang sikap waspada tinggi.
Prabowo menekankan perlunya langkah antisipatif yang cepat terhadap dampak turunan konflik global, terutama terkait harga energi dan komoditas pangan.
Penguatan daya saing investasi dan percepatan digitalisasi birokrasi menjadi fondasi utama agar ekonomi nasional tidak hanya bertahan, tetapi tetap mampu tumbuh positif.
Pertemuan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara lini kepemimpinan dan Dewan Ekonomi Nasional menjadi motor utama dalam menjaga kesejahteraan rakyat di masa-masa sulit.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media