Tragedi Berdarah di Piramida Teotihuacan: Satu Turis Tewas Akibat Penembakan Brutal

news.fin.co.id - 21/04/2026, 08:06 WIB

Tragedi Berdarah di Piramida Teotihuacan: Satu Turis Tewas Akibat Penembakan Brutal

Lokasi penembakan brutal di Kawasan wisata Piramida Teotihuacan, Mexico City.Foto:Unsplash@WilsonTovar

fin.co.id – Kawasan situs bersejarah Teotihuacan, yang terletak di utara Mexico City, berubah menjadi mencekam pada Senin 20 April 2026 Waktu setempat. Seorang pria bersenjata melakukan aksi penembakan dari puncak piramida yang mengakibatkan satu turis asal Kanada tewas di tempat dan enam orang lainnya mengalami luka-luka.

Aksi teror tersebut terjadi tepat di atas Piramida Bulan (Pyramid of the Moon) sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Berdasarkan keterangan resmi otoritas keamanan, pelaku mengakhiri hidupnya sendiri dengan senjata api setelah melakukan serangan membabi buta terhadap para pengunjung.

Kronologi Penembakan di Puncak Piramida

Insiden bermula saat puluhan wisatawan tengah menikmati pemandangan dari atas platform struktur kuno tersebut. Seorang pemandu wisata yang berada di lokasi kejadian menceritakan bahwa pelaku tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah kerumunan massa yang berada di bawah maupun di tangga piramida.

Advertisement

"Beberapa orang karena ketakutan langsung menjatuhkan diri ke tanah, sementara sisanya berusaha turun secepat mungkin," ujar saksi mata tersebut kepada kantor berita internasional. Nahas bagi para wisatawan, pelaku justru semakin gencar melepaskan tembakan saat melihat massa mencoba menuruni anak tangga.

Pemerintah setempat melaporkan bahwa dari enam korban luka, empat di antaranya menderita luka tembak, sementara dua lainnya terluka akibat terjatuh saat mencoba menyelamatkan diri. Para korban diketahui merupakan warga negara Kolombia, Rusia, dan Kanada yang kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Penanganan Cepat Aparat Keamanan

Petugas kepolisian internal situs sejarah tersebut menjadi pihak pertama yang merespons serangan. Tak lama berselang, unit Garda Nasional tiba di lokasi menggunakan kendaraan taktis untuk mengamankan area. Di lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa satu pucuk senjata api, sebilah pisau, serta sejumlah amunisi.

Kejadian ini memicu kritik terkait lemahnya sistem keamanan di situs warisan dunia tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, prosedur pemindaian keamanan sebelum masuk ke area piramida dilaporkan telah dihentikan, sehingga memudahkan senjata masuk ke area publik.

Respons Diplomatik dan Pemerintah

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, melalui media sosial pribadinya menyatakan duka mendalam dan memastikan investigasi menyeluruh sedang berjalan. "Apa yang terjadi hari ini di Teotihuacán sangat menyakitkan bagi kami. Saya menyampaikan solidaritas tulus kepada para korban dan keluarga mereka," tulisnya.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, mengonfirmasi kematian salah satu warganya. "Akibat aksi kekerasan senjata yang mengerikan, seorang warga Kanada tewas dan seorang lainnya terluka. Pikiran kami bersama keluarga mereka," ungkap Anand melalui platform X.

Piramida Teotihuacan merupakan salah satu destinasi wisata paling ikonik di Meksiko yang menarik lebih dari 1,8 juta pengunjung internasional tahun lalu. Tragedi ini diprediksi akan berdampak besar pada sektor pariwisata negara tersebut, mengingat Teotihuacán adalah simbol budaya yang sangat penting.

Advertisement
Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID