Namun, insiden itu terjadi di tengah adanya aksi protes terhadap Pahlavi di Berlin. Sebagai tokoh oposisi Iran dan putra shah terakhir Iran, Pahlavi memiliki pendukung sekaligus penentang yang kuat.
Cairan merah yang dilempar diduga sebagai bentuk simbol protes politik. Warna merah sering diasosiasikan dengan kemarahan, darah, atau kritik terhadap konflik dan korban jiwa dalam isu politik tertentu. Tetapi hingga kini belum ada keterangan resmi apakah itu benar menjadi alasan pelaku menyerang. *