Qodari Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden Prabowo

news.fin.co.id - 27/04/2026, 12:52 WIB

Qodari Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden Prabowo

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari, Foto: Anisha Aprilia -

fin.co.id - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan, perombakan atau reshuffle dalam susunan Kabinet Merah Putih sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari menanggapi kabar yang beredar terkait kemungkinan reshuffle yang disebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Namanya sendiri termasuk yang disebut-sebut akan dilantik dalam perubahan tersebut.

"Itu semua prerogatif Presiden," kata Qodari dilansir dari Antara, Senin, 27 April 2026.

Ia menambahkan, masyarakat diminta menunggu keputusan resmi dari Presiden terkait isu perombakan kabinet tersebut.

Advertisement

"Kita tunggu saja perkembangan dari Bapak Presiden ya," ucapnya.

Menurut Qodari, keputusan mengenai perubahan komposisi kabinet merupakan hak penuh Kepala Negara sebagai pemegang kewenangan prerogatif.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya juga memberikan tanggapan serupa. Ia meminta publik dan media untuk bersabar menantikan kepastian dari Presiden.

"Tunggu saja," kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Sepanjang masa pemerintahannya, Presiden Prabowo tercatat telah melakukan empat kali reshuffle kabinet.

Perombakan pertama berlangsung pada 19 Februari 2025, ditandai dengan pelantikan Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro. Selain itu, Muhammad Yusuf Ateh ditunjuk sebagai Kepala BPKP bersama Agustina Arumsari sebagai wakilnya.

Presiden juga melantik Amalia Adininggar Widyasanti sebagai Kepala BPS didampingi Sonny Harry Budiutomo Harmadi, serta Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN.

Pada reshuffle kedua, 8 September 2025, Purbaya Yudhi Sadewa dipercaya menjabat Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Selain itu, Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menggantikan Abdul Kadir Karding, serta Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi.

Presiden juga menunjuk Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakilnya.

Advertisement

Perombakan ketiga pada 17 September 2025 mencakup pelantikan Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantikan Budi Gunawan, serta Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Dito Ariotedjo.

Selain itu, sejumlah wakil menteri dan pejabat lain juga dilantik, termasuk Afriansyah Noor, Rohmat Marzuki, dan Farida Faricha.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID