Nasional . 07/05/2026, 07:13 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Deklinasi: -15 derajat
Lintang: antara 65 hingga -90 derajat
Meski titik pancarannya berada di Aquarius, rasi tersebut bukan sumber meteor sehingga pengamat tidak harus terus memusatkan pandangan ke area itu saja.
Fenomena ini disebut paling baik diamati dari belahan Bumi selatan, khususnya daerah sekitar garis khatulistiwa. Meteor Eta Aquarid melesat dengan kecepatan sekitar 65,4 kilometer per detik.
Saat puncak hujan meteor berlangsung, wilayah belahan Bumi utara diperkirakan dapat melihat sekitar 10-30 meteor per jam. Sementara di wilayah lain, jumlah meteor yang terlihat bisa mencapai 50 meteor per jam.
Jadwal Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid
Hujan meteor Eta Aquarid mulai aktif sejak 19 April 2026 dan diperkirakan berlangsung hingga akhir Mei. Namun, waktu terbaik untuk mengamatinya terjadi pada 6-7 Mei 2026.
Berikut jadwal pengamatan pada 5-7 Mei 2026:
5 Mei 2026
Titik radian mulai muncul pukul 01.11 WIB dan dapat diamati hingga pukul 04.53 WIB.
6 Mei 2026
Titik radian mulai terlihat pukul 01.11 WIB dan kondisi pengamatan cukup baik hingga pukul 04.47 WIB.
7 Mei 2026
Titik radian mulai terbit pukul 01.10 WIB dan dapat diamati hingga pukul 05.13 WIB. Waktu terbaik pengamatan diperkirakan berlangsung pada pukul 01.56-04.57 WIB.
Tips Menyaksikan Hujan Meteor
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media