Nasional . 07/05/2026, 07:13 WIB

Hujan Meteor Eta Aquarid Hiasi Langit Mei 2026, Puncaknya Terjadi 6-7 Mei

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

Agar pengamatan lebih maksimal, disarankan mencari lokasi yang minim polusi cahaya dan jauh dari keramaian. Mata juga perlu menyesuaikan diri dengan kondisi gelap selama sekitar 15-30 menit sebelum mulai mengamati langit.

Pengamat dianjurkan menggunakan alas duduk atau kursi yang nyaman karena proses pengamatan dapat berlangsung cukup lama.

Selain itu, aktifkan mode malam pada ponsel dan gunakan cahaya merah dari senter agar mata tetap nyaman saat melihat langit malam.

Aplikasi atau situs seperti timeanddate.com juga bisa membantu menemukan titik radian hujan meteor. Meski meteor lebih sering muncul di sekitar titik tersebut, cahaya meteor tetap dapat terlihat di bagian langit lainnya.

Penggunaan teleskop tidak disarankan karena justru membatasi bidang pandang saat menyaksikan hujan meteor. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com