fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memperluas pelaksanaan Car Free Day (CFD) ke kawasan Jalan H.R. Rasuna Said pada Minggu, 10 Mei 2026.
Meski baru pertama kali digelar, suasana Car Free Day di Rasuna Said berlangsung meriah dan dipadati warga sejak pagi hari.
Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat mulai memenuhi kawasan tersebut sejak pukul 06.00 WIB. Warga memanfaatkan area bebas kendaraan untuk berbagai aktivitas olahraga, mulai dari jalan santai, jogging, bersepeda, senam, hingga bermain sepatu roda.
Selain aktivitas olahraga, CFD di Rasuna Said juga dimeriahkan berbagai hiburan seperti pertunjukan musik dan kesenian budaya Betawi.
Suasana di sepanjang jalan terlihat ramai namun tetap tertib dengan pengamanan gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta personel TNI dan Polri.
Kerumunan warga paling banyak terlihat di area depan Plaza Festival yang menjadi lokasi panggung utama pencanangan Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Salah seorang pengunjung CFD, Ayu (31), mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana HBKB di kawasan Rasuna Said.
Menurutnya, kawasan yang biasanya padat kendaraan kini terasa jauh lebih nyaman untuk aktivitas olahraga.
Ia juga menilai kondisi Jalan Rasuna Said terlihat lebih lapang dan tertata setelah tiang pancang proyek monorel yang mangkrak selesai dibongkar.
“Suasananya berbeda karena jalannya luas dan biasanya ramai kendaraan. Sekarang jadi lebih nyaman buat olahraga,” ujar Ayu.
Ayu berharap pelaksanaan CFD di Rasuna Said dapat berlangsung secara permanen karena lokasinya mudah dijangkau warga sekitar, termasuk dirinya yang tinggal di kawasan Karet Kuningan, Setiabudi.
Meski demikian, ia berharap jumlah petugas keamanan dan pengatur lalu lintas dapat ditambah pada pelaksanaan berikutnya agar kegiatan berjalan lebih aman dan tertib, terutama karena jalur TransJakarta masih tetap beroperasi.
“Karena jalur TransJakarta masih dipakai, jadi memang perlu lebih banyak petugas supaya warga juga merasa aman dan lebih tertib,” katanya.