Megapolitan . 11/05/2026, 21:30 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan adanya empat kasus hantavirus yang ditemukan sepanjang tahun 2026 hingga bulan Mei.
Dari total kasus tersebut, tiga pasien dilaporkan telah sembuh, sementara satu orang masih berstatus suspek dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa seluruh kasus yang ditemukan di Jakarta sejauh ini menunjukkan gejala ringan dan telah ditangani sesuai prosedur kesehatan.
“Di 2026 yang ada di catatan kami sepanjang 2026 sampai sekarang ini ada empat kasus yang sudah kita temukan.
Tiga orangnya sudah sembuh dengan gejala ringan, sementara satu orang masih suspek dan menunggu hasil laboratorium,” ujar Ani kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/5/2026).
Ani mengatakan satu pasien yang masih berstatus suspek saat ini telah menjalani penanganan medis secara ketat. Pasien tersebut ditempatkan di ruang isolasi untuk mencegah potensi penyebaran sambil menunggu kepastian diagnosis.
Menurutnya, langkah isolasi menjadi prosedur standar ketika ditemukan dugaan kasus hantavirus.
“Kalau kita ketemu suspek, prinsipnya adalah isolasi untuk kehati-hatian sampai dilakukan pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.
Meski demikian, Dinas Kesehatan DKI memastikan kondisi pasien masih stabil dan seluruh kasus yang muncul di Jakarta sejauh ini tergolong ringan.
Jumlah kasus hantavirus yang dicatat Pemprov DKI Jakarta ternyata berbeda dengan data sebelumnya yang disampaikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan sempat menyebut terdapat enam kasus hantavirus di wilayah Jakarta. Namun, Dinkes DKI menegaskan data resmi yang mereka miliki hingga Mei 2026 hanya mencatat empat kasus.
Ani menegaskan seluruh temuan tersebut merupakan bagian dari pemantauan rutin yang dilakukan pemerintah daerah sepanjang tahun.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media