Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 700 Meter!

news.fin.co.id - 17/05/2026, 12:22 WIB

Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 700 Meter!

Gunung Semeru erupsi tiga kali pada Minggu pagi. Foto: ANTARA.

fin.co.id - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dan bikin warga sekitar waspada. Gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu tercatat mengalami tiga kali erupsi pada Minggu pagi.

Aktivitas letusan terjadi dalam rentang waktu kurang dari tiga jam. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun langsung mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat agar tidak mendekati zona berbahaya di sekitar gunung api tersebut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, menjelaskan erupsi pertama terjadi pada pukul 05.37 WIB. Saat itu, tinggi kolom letusan terpantau mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau berada di ketinggian 4.176 mdpl.

Kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal mengarah ke utara. Selain itu, aktivitas vulkanik tersebut juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 189 detik.

Advertisement

Tak berselang lama, Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada pukul 07.44 WIB. Pada letusan kedua ini, tinggi kolom abu masih berada di kisaran 500 meter di atas puncak.

Namun, arah sebaran abu mulai meluas ke wilayah utara dan barat laut. Kolom abu tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Aktivitas erupsi kedua juga tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 118 detik.

Hanya dua menit setelah erupsi kedua, Gunung Semeru kembali meletus pada pukul 07.46 WIB. Letusan ketiga ini menjadi yang paling tinggi dibanding dua erupsi sebelumnya.

PVMBG mencatat tinggi kolom letusan mencapai sekitar 700 meter di atas puncak atau berada di ketinggian 4.376 mdpl. Abu vulkanik kembali mengarah ke utara dan barat laut dengan warna putih hingga kelabu dan intensitas tebal.

Sementara itu, hasil pemantauan seismograf menunjukkan amplitudo maksimum tetap berada di angka 22 mm dengan durasi erupsi selama 138 detik.

Rangkaian erupsi yang terjadi pagi ini membuat status aktivitas Gunung Semeru masih bertahan di Level III atau Siaga. Karena itu, PVMBG meminta masyarakat untuk mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan demi menghindari risiko bencana vulkanik.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Kawasan tersebut dinilai rawan terdampak awan panas dan material vulkanik.

Selain itu, warga juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area tersebut berpotensi terkena perluasan awan panas hingga aliran lahar yang dapat menjangkau jarak sekitar 17 kilometer dari puncak Semeru.

PVMBG juga mengingatkan bahaya lontaran batu pijar di sekitar kawah. Karena itu, masyarakat diminta tidak memasuki radius lima kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Advertisement

Tak hanya itu, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu di puncak Semeru juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Potensi awan panas, guguran lava, hingga banjir lahar masih bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Ancaman serupa juga dapat muncul di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan. Karena itu, masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diimbau terus memantau informasi resmi dari petugas gunung api dan pemerintah daerah setempat.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern