Transmigrasi Patriot 2026 Resmi Dimulai, Ribuan Mahasiswa Siap Bangun Indonesia Timur

news.fin.co.id - 17/05/2026, 19:26 WIB

Transmigrasi Patriot 2026 Resmi Dimulai, Ribuan Mahasiswa Siap Bangun Indonesia Timur

AHY bertemu Prabowo bahas solusi pembayaran utang Kereta Cepat Whoosh, pemerintah siapkan skema dan opsi kelonggaran waktu.

fin.co.id - Pemerintah kembali menjalankan program Transmigrasi Ekspedisi Patriot yang melibatkan mahasiswa dan pelajar untuk turun langsung ke kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut bertujuan melakukan riset lapangan guna menggali potensi daerah sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Sosialisasi program digelar di kawasan Bundaran HI pada Minggu, 17 Mei 2026 melalui kegiatan lari bersama dan dialog interaktif.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Menurut AHY, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi turut hadir dalam kegiatan itu. Sebagian di antaranya merupakan peserta program tahun sebelumnya dan akan kembali diterjunkan ke kawasan transmigrasi.

Advertisement

"Tadi juga hadir ratusan patriot, para mahasiswa dan pelajar dari berbagai kampus terbaik di Indonesia, yang tahun lalu telah memiliki pengalaman menjadi Tim Ekspedisi Patriot, maupun yang ke depan akan kembali kita kirim ke berbagai kawasan transmigrasi di Indonesia," katanya kepada wartawan.

AHY menilai kegiatan tersebut membawa semangat positif karena diawali dengan olahraga bersama sebelum dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai pembangunan kawasan transmigrasi.

"Menjadi patriot yang diterjunkan ke berbagai daerah," ujarnya.

Ia juga mengingatkan para peserta agar siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mengingat kondisi setiap wilayah memiliki keterbatasan fasilitas dan akses yang berbeda.

"Namun para mahasiswa melakukan penelitian langsung di lapangan dan memberikan masukan-masukan yang baik kepada pemerintah untuk mengembangkan sejumlah kawasan, baik dari sisi ekonomi maupun sosial," pungkasnya.

Menurut AHY, masih banyak wilayah di Indonesia yang membutuhkan perhatian negara, terutama dalam aspek pemerataan pembangunan, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

"Sejatinya, Kementerian Transmigrasi hadir sebagai instrumen negara untuk pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Jadi elemen keadilan juga hadir di sini," terangnya.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan program tahun ini tidak hanya berfokus pada riset, tetapi juga pengabdian langsung kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, berbeda dari tahun sebelumnya yang menerjunkan 2.000 peneliti ke 154 kawasan transmigrasi, program tahun ini menambahkan unsur aksi sosial di lapangan.

Advertisement

"Tahun ini, selain riset, kami juga menambahkan unsur pengabdian masyarakat. Jadi tidak hanya berhenti pada penelitian, tetapi juga ada aksi nyata pengabdian kepada masyarakat," ungkap Iftitah.

Program Transmigrasi Ekspedisi Patriot diharapkan mampu menghadirkan sumber daya manusia unggul di kawasan transmigrasi sehingga dapat mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID