Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Pagi Ini, Letusan Capai 1 Kilometer!

news.fin.co.id - 19/05/2026, 13:03 WIB

Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Pagi Ini, Letusan Capai 1 Kilometer!

Gunung Semeru erupsi tiga kali pagi ini dengan letusan hingga 1 kilometer. Foto: ANTARA.

fin.co.id - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens pada Selasa pagi. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami tiga kali erupsi hanya dalam rentang waktu pagi hari, Selasa. Tinggi letusan bahkan mencapai 1 kilometer di atas puncak.

Erupsi beruntun ini langsung menjadi perhatian warga di sekitar lereng Semeru, terutama karena status gunung masih berada di Level III atau Siaga. Petugas pun meminta masyarakat tidak nekat mendekati kawasan rawan bencana.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 05.45 WIB. Saat itu, tinggi kolom letusan terpantau sekitar 600 meter di atas puncak. Abu vulkanik terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke barat daya.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, menjelaskan bahwa aktivitas erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 138 detik.

Advertisement

Tak berselang lama, Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada pukul 07.06 WIB, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu kembali erupsi dengan tinggi kolom letusan mencapai 1 kilometer di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu kali ini tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu bergerak ke tenggara dan selatan. Aktivitas vulkanik tersebut juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 140 detik.

Belum selesai sampai di situ, erupsi ketiga kembali terjadi pada pukul 07.54 WIB. Tinggi letusan masih sama, yakni sekitar 1 kilometer di atas puncak Semeru.

Kolom abu kembali terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas cukup tebal ke arah tenggara dan selatan. Sementara itu, rekaman seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi erupsi mencapai 145 detik.

Rangkaian erupsi ini membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu dari puncak Semeru.

Mukdas Sofian menegaskan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Semeru saat ini masih berada pada Status Level III atau Siaga. Karena itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area tersebut dinilai berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak.

Tak hanya ancaman awan panas, potensi lontaran batu pijar juga menjadi perhatian serius. Oleh sebab itu, masyarakat dilarang berada dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru.

Petugas pengamatan juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan guguran lava dan lahar yang dapat mengalir melalui sejumlah sungai dan lembah di sekitar Semeru.

Advertisement

Beberapa wilayah yang masuk jalur rawan di antaranya sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Selain itu, sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan juga berpotensi dilanda aliran lahar jika intensitas hujan meningkat.

Aktivitas erupsi Gunung Semeru memang terus menjadi perhatian karena gunung api ini termasuk salah satu gunung paling aktif di Indonesia. Dengan kondisi status siaga yang masih berlaku, masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diminta terus mengikuti arahan petugas dan tidak mengabaikan rekomendasi keselamatan. (ANTARA)

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern