Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

news.fin.co.id - 21/05/2026, 13:35 WIB

Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago.

fin.co.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan, pemerintah terus berupaya memastikan keselamatan serta pembebasan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

“Bapak Menko Polkam memberi perhatian serius terhadap insiden penahanan WNI oleh militer Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dan memastikan negara hadir serta terus bekerja keras untuk mengupayakan keselamatan dan pembebasan seluruh WNI tersebut,” kata Djamari dalam keterangannya, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menyampaikan pemerintah akan memanfaatkan seluruh jalur diplomatik, hukum, dan komunikasi internasional yang tersedia demi memberikan perlindungan kepada para WNI yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Pemerintah akan menempuh seluruh jalur diplomatik, hukum, dan komunikasi internasional yang tersedia dengan tetap mengedepankan perlindungan keselamatan WNI, kebebasan pers, serta prinsip-prinsip kemanusiaan,” jelasnya.

Advertisement

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), lanjut dia, juga mendukung langkah Menteri Luar Negeri Sugiono bersama sejumlah negara sahabat yang mengecam tindakan pencegatan terhadap armada kemanusiaan tersebut.

Di sisi lain, pemerintah terus memperkuat koordinasi antarlembaga dan membangun komunikasi dengan negara sahabat maupun organisasi internasional guna membantu penyelesaian kasus itu.

“Kemenko Polkam mendorong penguatan koordinasi lintas instansi termasuk menjalin komunikasi melalui negara sahabat dan organisasi internasional,” ujar dia.

Pemerintah turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi pemerintah.

“Negara akan terus memastikan perlindungan dan keselamatan WNI sebagai prioritas utama,” pinta dia.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID