fin.co.id - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis pagi, 21 Mei 2026, tercatat bergerak melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat.
Rupiah dibuka melemah 1 poin atau 0,01 persen ke level Rp17.655 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.654 per dolar AS.
Mengutip sejumlah media pasar keuangan internasional, pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang relatif stabil terhadap sejumlah mata uang utama, seiring sikap investor yang masih mencermati arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve.
Pelaku pasar disebut masih bersikap hati-hati menunggu rilis data ekonomi lanjutan dari Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter ke depan.
Di sisi lain, pergerakan pasar saham domestik justru dibuka menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi tercatat naik 47,99 poin atau 0,76 persen ke posisi 6.366,49.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga menguat 4,28 poin atau 0,68 persen ke level 634,96.
Pergerakan ini menunjukkan respons positif investor di awal perdagangan, meski sentimen global masih cenderung berhati-hati. *