Rupiah Menguat Jadi Rp17.696 per Dolar AS, Imbas Harapan Tercapainya Perdamaian Global

news.fin.co.id - 25/05/2026, 10:17 WIB

Rupiah Menguat Jadi Rp17.696 per Dolar AS, Imbas Harapan Tercapainya Perdamaian Global

Rupiah tertekan

fin.co.id - Kabar baik datang bagi mata uang Garuda di awal pekan ini. Nilai tukar rupiah pada Senin, 25 Mei 2026 pagi, bergerak menguat 21 poin atau sekitar 0,12 persen menjadi Rp17.696 per dolar AS. Catatan positif ini menunjukkan performa yang lebih baik jika kita bandingkan dengan penutupan sebelumnya yang sempat tertahan di level Rp17.717 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan rupiah ini terjadi di tengah mencuatnya harapan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

“Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS oleh harapan perdamaian di Timteng (Timur Tengah) dan harga minyak mentah dunia yang turun merespons pernyataan Trump (Presiden AS Donald Trump) yang mengatakan bahwa perundingan dengan Iran berjalan secara konstruktif,” jelas Lukman.

Sentimen Positif Global: Klaim Kesepakatan Damai Donald Trump

Advertisement

Mengutip data dari Anadolu, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan dengan Iran saat ini sebagian besar telah dinegosiasikan. Pihak-pihak terkait juga akan segera melakukan proses finalisasi dalam waktu dekat.

Trump memaparkan bahwa ia telah membahas rancangan kesepakatan damai tersebut melalui saluran komunikasi yang berjalan sangat baik dengan sejumlah pemimpin di kawasan Timur Tengah.

Saat ini, pihak Washington dan Teheran terus berupaya menegosiasikan usulan kesepakatan berikut balasannya. Proses diplomasi ini berjalan melalui perantaraan negara Pakistan. Fokus utama dari negosiasi ini mencakup beberapa hal krusial, seperti pembukaan kembali Selat Hormuz, langkah-langkah mengatasi kekhawatiran atas program nuklir Iran, serta rencana pencabutan sanksi ekonomi.

Dampak dari proses damai ini langsung membuat harga minyak mentah dunia merosot, sehingga memberikan napas lega bagi pasar keuangan di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kondisi Pasar Domestik dan Prediksi Rentang Pergerakan Rupiah

Bagaimana dengan kondisi dari dalam negeri? Sentimen pasar domestik sebenarnya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan sejak Jumat (22/5) lalu, di mana pasar ekuitas mampu menutup perdagangan di zona positif. Meski begitu, pergerakan mata uang Garuda masih menghadapi tantangan berat akibat faktor internal lainnya.

“Namun masih ada tekanan pada rupiah setelah data neraca transaksi berjalan yang menunjukkan defisit yang besar,” ujar Lukman.

Berdasarkan pengaruh kombinasi dari faktor global dan domestik tersebut, pergerakan nilai tukar rupiah hari ini diprediksi akan bermain di kisaran rentang Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS. Bagi Anda yang memiliki keperluan transaksi menggunakan mata uang asing, rentang angka ini dapat menjadi acuan sepanjang hari.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID